
Sang penjaga tersenyum tanpa sadar, menerima air mata air terkutuk itu dan meminum konspirasi tersebut seolah-olah itu adalah kebaikan. Kutukan yang menjijikkan dan beracun itu menusuk pembuluh darahnya; rasa sakit menjerit di dalam tulangnya. Kesadarannya jatuh antara rasa terbakar dan penderitaan, tenggelam ke dalam malam abadi yang tak berujung.