
Hatinya yang lembut mendidih dalam secangkir kepahitan, namun tak pernah berhenti berdetak. Kekuatan yang luar biasa itu tidak lenyap di bawah beban kutukan; sebaliknya, ia ditempa menjadi besi, menempa jalan menuju kelahirannya kembali. Kini, sayapnya setajam pisau, dan seluruh dirinya sekuat semak duri.

Panggilan Hutan