
Setelah menyandang nama manusia, mereka mulai melakukan pekerjaan manusia. Kayu dipotong menjadi balok, tanah dibentuk menjadi dinding; di tempat yang dulunya tandus, jalan-jalan dan lorong-lorong terbentuk; lonceng berbunyi untuk pasar, tangan-tangan tertunduk memberi hormat. Di tempat yang dulunya kacau, kini asap masakan mengepul lembut.