
Menundukkan pandangannya ke dalam, jiwanya mengembara melampaui wujud dan melayang perlahan ke dalam cerita itu sendiri. Ia seolah melihat pita-pita berwarna menyapu keningnya, cahaya lentera membelai kulitnya, dan tawa anak-anak berputar-putar di sekelilingnya. Meskipun bukan salah satu dari mereka, kesadarannya telah menyatu ke tempat itu, seperti satu tarikan napas yang tertahan dalam misteri.