
Dia mengumpulkan harta kecil dan membawanya ke dalam lubang pohon—daun-daun berbentuk aneh, kerikil halus... Hari demi hari, harta itu menumpuk dengan tenang, dengan harapan suatu hari nanti dia bisa meletakkannya di hadapan Papa dan membuatnya terkejut dengan suara gemerisik yang lembut.

Puisi-puisi yang Tak Layu