
Meskipun keraguannya tetap tak terselesaikan, setiap kali seseorang yang terbantu merilekskan alisnya, setiap kali rasa syukur menggenggam tangannya sebagai tanda terima kasih, kehangatan bergejolak di dalam hatinya. Pemahaman, meskipun tak terucapkan, mengalir seperti air jernih dari mata air ke jurang tersembunyi; seperti giok yang dihangatkan dari dalam, cahaya samar muncul. Hati yang dulunya hampa perlahan dipenuhi dengan perasaan lembut.