
Nyanyian itu kembali menggema, kini tanpa bayangan sedikit pun. Lagu itu melayang dari bibir gadis itu. Ia bernyanyi tentang malam tanpa cahaya setelah matahari terbenam, dan ia bernyanyi tentang surga yang harum tempat kekasih menundukkan mata mereka, tersenyum lembut sambil menunggu.