
Mata pisau tipis memantulkan tatapan putus asanya. Penguasa di atas mendekat selangkah demi selangkah, namun ia tak menunjukkan rasa takut. Hingga saat itu, ia bertanya-tanya apakah senjata di tangannya benar-benar mewakili keadilan dan cahaya.

Jalan Yang Dipilih