Bekas Luka Bercahaya

Bekas Luka Bercahaya

5
Anting-anting

Kebencian kemarin terlipat menjadi halaman-halaman yang berdebu. Angin berembus melewati tiang-tiang, membawa hiruk-pikuk pasar di kejauhan. Aroma roti dari panti asuhan yang baru dibangun berpadu dengan tawa anak-anak, mengalir bagai madu yang meleleh di setiap tempat yang terbakar api.

Barang (10)
Rias (5)
Anggun
72
Segar
17
Manis
21
Seksi
142
Dingin
17

Pakaian

Tanpa Nama, Tanpa Pamrih: Jiwa yang Kembali

Tanpa Nama, Tanpa Pamrih: Jiwa yang Kembali