
Dahulu, ia hanya memiliki satu pemikiran, meyakini bahwa kehangatan hidup Linlang adalah satu-satunya wadah keselamatan. Maka Ia mencurahkan esensi giok-Nya, menghabiskan pancaran cahaya-Nya, dan menjangkau melampaui kehancuran. Dari kehampaan, Ia berusaha membangun sebuah kota, membentuk jubah dan mahkotanya, dan mengukir kembali visi tentang "dunia manusia."

Jejak Chroma