
Lady Chroma tiba membawa gulungan berisi seratus perdagangan. Di dalamnya terbentang pemandangan pasar Linlang yang ramai: dentuman gendang pedagang bergema di lorong-lorong yang dalam, spanduk kedai minuman terpantul di bawah atap rumah. Asap teh melingkari balok-balok yang dicat, dan nyanyian anak-anak terdengar melalui tirai bambu. Mata pencaharian generasi demi generasi terkandung di dalamnya, mengungkapkan cara-cara manusia mencari nafkah dan menemukan tempat mereka di dunia.