
Beberapa anggota Chromafaces muda bersembunyi untuk mengamati, menyebutnya sebagai "mempelajari esensi opera, membedakan kepedihan dan kehangatan." Namun di atas panggung, kegembiraan dan kesedihan terasa sangat nyata, tawa dan air mata lahir dari pertunjukan. Siapa yang benar-benar bisa membaca hati di baliknya? Dia mengingat kembali perjalanan pertamanya ke panggung, rasa takut memenuhi dadanya, belum mengetahui apa arti "naskah" sebenarnya.