
Setiap Chromaface mengklaim identitasnya masing-masing, dengan ragu-ragu melangkah ke kehidupan fana. Namun, segala sesuatu terasa sulit pada awalnya: berteriak di jalanan yang kosong hanya memanggil angin; merawat kompor hanya mengaduk debu. Meskipun penampilan mereka kasar dan langkah mereka ragu-ragu, akhirnya mereka telah menjejakkan kaki pertama mereka di dunia manusia.