
Pikiran para Chromaface berbeda-beda. Beberapa merasa cemas, takut penampilan mereka akan terlihat palsu dan mengundang ejekan; yang lain dipenuhi dengan semangat, ingin sekali naik ke panggung dan menguji kemampuan mereka. Meskipun niat mereka berbeda, semua membungkuk dengan hormat kepada Lady Chroma, dengan keyakinan teguh bahwa metode ajaib ini akan menghapus dosa dan kutukan mereka.